ANALISIS SURVEI KEPUASAN LULUSAN PPDS BEDAH ANAK
PROGRAM STUDI BEDAH ANAK
FAKULTAS KEDOKTERAN, KESEHATAN MASYARAKAT DAN KEPERAWATAN, UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2025
Evaluasi Lulusan PPDS Prodi Bedah Anak FK-KMK UGM
Tahun 2024
Tujuan
Evaluasi ini bertujuan untuk menilai kepuasan lulusan PPDS Bedah Anak FK-KMK UGM terhadap layanan akademik, fasilitas pendukung, dan pencapaian kompetensi lulusan. Hasil evaluasi digunakan untuk merumuskan rekomendasi strategis demi peningkatan berkelanjutan di tingkat program studi dan institusi.
Ringkasan Temuan Inti
- Jumlah responden: 20 lulusan
- Kategori penilaian: Sangat Baik, Baik, Cukup, Kurang
- Metode: Survei kuantitatif dengan catatan kualitatif terbuka
Aspek Evaluasi
- Layanan Administrasi
Sebanyak 55% responden menilai layanan administrasi sebagai “Sangat Baik”, dan 35% sebagai “Baik”. Namun, terdapat masukan terkait efektivitas komunikasi via WhatsApp dan transparansi proses administrasi.
- Akses & Prasarana
Penilaian “Sangat Baik” mencapai 50%, namun 10% responden menilai “Cukup” atau “Kurang”. Keluhan utama mencakup keterbatasan lahan parkir dan alat peraga yang belum optimal.
- Sarana Fisik & Teknologi Informasi
Sebanyak 45% responden menilai sarana fisik dan TI sebagai “Sangat Baik”, namun 10% menilai “Cukup”. Diperlukan peningkatan alat dan ruang ilmiah untuk mendukung kegiatan akademik.
- Biaya Layanan
Penilaian “Baik” mendominasi (45%), namun 15% responden menilai “Cukup” atau “Kurang”. Usulan mencakup pemberian insentif dan pengurangan biaya pendidikan bagi residen.
- Evaluasi Kurikulum
Sebanyak 50% responden menilai evaluasi kurikulum sebagai “Sangat Baik”. Masukan mencakup perlunya forum alumni dan kuliah klasik yang lebih interaktif.
- Capaian Pembelajaran
Capaian pembelajaran dinilai “Sangat Baik” oleh 60% responden. Lulusan merasa kompetensi yang diperoleh sesuai dengan kebutuhan praktik, meskipun penyelarasan lebih lanjut tetap diperlukan.
- Struktur Kurikulum
Sebanyak 55% responden menilai struktur kurikulum sebagai “Sangat Baik”. RPS dan kuliah tamu sudah tersedia, namun konten pembelajaran perlu diperkuat.
- Etika & Moral
Aspek ini memperoleh penilaian tertinggi, dengan 70% responden menilai “Sangat Baik” dan tidak ada penilaian negatif. Persepsi terhadap integritas lulusan sangat tinggi.
- Profesionalisme
Sebanyak 65% responden menilai profesionalisme sebagai “Sangat Baik”. Kompetensi klinis lulusan dinilai sangat baik dan sesuai dengan standar praktik.
- Bahasa Inggris
Kemampuan Bahasa Inggris dinilai “Baik” oleh 55% responden, namun hanya 35% menilai “Sangat Baik”. Perlu peningkatan dalam konteks klinis dan akademik untuk mendukung kolaborasi internasional.
- Kemampuan Teknologi Informasi
Sebanyak 40% responden menilai “Sangat Baik”, dan 50% “Baik”. Masukan mencakup perlunya pelatihan lanjutan dan pemanfaatan digital tools dalam praktik klinis dan akademik.
- Komunikasi
Kemampuan komunikasi dinilai “Sangat Baik” oleh 50% responden. Umumnya baik, namun perlu penguatan komunikasi klinis dalam interaksi dengan pasien dan tim.
- Kerja Tim & Kepemimpinan
Sebanyak 55% responden menilai aspek ini sebagai “Sangat Baik”. Lulusan dinilai proaktif dan mampu berkolaborasi dalam tim multidisiplin.
- Pengembangan Diri
Penilaian “Sangat Baik” mencapai 60%. Lulusan menunjukkan kesiapan dan inisiatif tinggi dalam pengembangan diri dan adaptasi terhadap lingkungan kerja.
- Kesiapan Terjun ke Masyarakat
Sebanyak 55% responden menilai kesiapan kerja sebagai “Sangat Baik”. Kegiatan pengabdian masyarakat dan magang klinis dinilai efektif dalam membekali lulusan.
Kesimpulan
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lulusan PPDS Bedah Anak FK-KMK UGM memiliki tingkat kepuasan yang tinggi terhadap layanan akademik, struktur kurikulum, dan pencapaian kompetensi profesional. Aspek etika, moral, dan kesiapan praktik menjadi kekuatan utama yang diapresiasi oleh para lulusan. Di sisi lain, terdapat beberapa area yang perlu ditingkatkan, terutama dalam hal kemampuan Bahasa Inggris klinis, literasi teknologi informasi, transparansi biaya layanan, serta optimalisasi fasilitas pendukung.
Dengan merespons masukan ini secara strategis melalui pelatihan terarah, forum alumni, dan perbaikan sistem layanan program studi memiliki peluang besar untuk memperkuat kualitas pendidikan dan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional. Evaluasi ini menjadi fondasi penting bagi upaya peningkatan berkelanjutan dan penguatan reputasi institusi sebagai pusat pendidikan bedah anak yang unggul dan adaptif.